Sidenreng Rappang — Lembaga Pusaka Butta Salewangang (LPBS) menghadiri undangan resmi pada kegiatan Pameran Pusaka & Pangeran Seni Budaya yang berlangsung di Kabupaten Sidenreng Rappang. Kehadiran LPBS dalam agenda budaya ini memperkuat hubungan antarlembaga sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dalam pelestarian adat, sejarah, dan kebudayaan Sulawesi Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, LPBS mendapatkan ruang untuk berinteraksi langsung dengan para pemerhati budaya, tokoh adat, pangeran seni, hingga perwakilan komunitas pecinta pusaka dari berbagai daerah. Momentum ini membuka peluang kerja sama baru yang berfokus pada pelestarian warisan budaya dan penguatan pendidikan kebudayaan di masyarakat.

Ketua Umum LPBS menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pemerintah daerah Sidrap atas undangan yang diberikan.
“Kami hadir untuk memperkuat silaturahmi dan menjalin kerja sama yang lebih luas. Budaya adalah identitas yang harus kita rawat bersama. LPBS siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjaga dan mempromosikan pusaka serta warisan leluhur,” ujar Adhar Mapparenta Daeng Mangempo Bau Taipa selaku Ketua Umum LPBS
Pameran tersebut menampilkan beragam koleksi pusaka, karya seni tradisional, hingga pertunjukan seni yang menjadi representasi kekayaan budaya masyarakat Sidrap. LPBS memanfaatkan kesempatan ini untuk bertukar informasi, memperluas wawasan, serta menyusun rencana kolaborasi baru yang dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan budaya daerah.
Melalui kehadirannya di Sidrap, LPBS menegaskan komitmennya dalam membangun jaringan yang kuat dengan lembaga adat, komunitas budaya, dan pegiat seni di seluruh Sulawesi Selatan. Langkah ini menjadi bagian dari visi lembaga untuk memperkuat identitas budaya dan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai leluhur.







